Sebenarnya judul ini saya ambil dalam rangka bahwa saya yakin untuk membeli barang tersier itu tidak perlu memakai hutang, tidak perlu menjaminkan SK CPNS kepada Bank untuk memperoleh uang. itu adalah tindakan tergesa-gesa untuk memiliki sesuatu dan itu mencirikan kepanikan. Wallahualam. walaupun menjadi seorang Pegawai Negara itu ada adagium seolah-olah tidak boleh kaya, karena kalau kaya biasanya dipradugai rasuah, hutang semaksimal dihindari. Saya tidak perlu melakukan itu. Dan saya tidak butuh itu. Masih banyak pilihan yang bisa kita gunakan untuk memperoleh dana selain dari bank!. Misalnya menjadi pedagang. dan lain lain. Kartu Kredit juga memiliki dampak yang kurang bagus bagi kesehatan mental.
Berbicara masalah hutang dan kartu kredit tiba-tiba saya melintas yang akhirnya menjadi tertarik dengan artikel yang di tulis pendiri mmm ini Sergey Mavrody. Dia berasal dari Rusia. dia dianggap penipu ini ternyata seorang yang cerdas. saya tertarik dengan pengetahuannya akan ekonomi Barat ini meskipun ia terlalu membenci untuk itu (sistem keuangannya). ya Ekonomi kapitalis. Ekonomi ini diajarkan di 100% seluruh perguruan tinggi di indonesia yang mengambil mata kuliah makroekonomi dan setentangnya. memang ideology bangsa amerika yang mereka peroleh dari pemikirnya yaitu Adam Smith dan John Maynard Keynes ini mempunyai teori menurut penelitian mereka sendiri. bahwa keuangan menurut mereka intinya ada pengaruh Interest (Bunga). selain itu mereka secara tidak langsung harus berebut dan menghargai mahal terhadap sumber daya yang menurut aliran klasik itu (scarce) terbatas. orang yang kaya bertambah kaya, yang miskin tambah terpuruk. kapitalisme ini musuh bebuyutannya waktu itu ya sosialisme komunisme. Oke. Bunga itu Riba kan, orang yang spaneng syariah akan suka sekali menghina para bangkir. kalo yang sampai menghina itu tanpa ada solusi yang nyata hanya nyebarkan doktrin lewat youtube, ya model-model wahabi ini. saya bukan tak suka pengikutnya, saya hanya tak suka model dakwahnya dan doktrinnya. semoga pemahaman saya keliru. jika memperhatikan, ada suatu hadis, "sejauh apapun seseorang berusaha menghindari riba, pasti akan kena debunya". semoga hadis shahih. nah loh.
Oia, menyambung tentang konsep kapitalis, para pengikut yang masih belajar ekonomi di Negara Paman Sam itu memikirkan bahkan di Indonesia sendiri berusaha untuk belajar mengenai cara memproduksi uang atau bahasa lembutnya menghasilkan uang. Namun kemudian, bagaimana mereka menghasilkan uang ini yang yang sebenarnya tidak dipandang sebagai cermin dari bekerja keras. boleh dibilang menipu diri sendiri.
istilahnya adalah :
"menghasilkan uang dari uang orang lain."
kata-kata ini saya mengutip dan mengalih bahasakan dari nasehat orang tua kepada anaknya. orang tua itu sangat terenal. orang Amerika yang sadar.
seperti inilah artikel tersebut.
=====================================
Tidakkah anda tahu? Selain itu, mungkin, anda bertanya-tanya dalam hati saat ini, dengan membaca semua ini : "Yah ... Banker dan pekerja...pekerja keras yang sederhana seperti saya atau seperti tetangga saya Johnny! Hmm ... itu tidak bisa dibandingkan. Banker adalah bank, uang, relasi dan kontak! Tapi siapa kita dan siapa Johnny? Bukan siapa-siapa! Secara alami, para bankir hidup lebih baik daripada kita."
Assalamualaikum Saudaraku. Alhamdulillah Ini hari Libur, Minggu tepatnya. cuaca di luar cukup cerah. angin kadang kadang mendorong pintu kamar sehingga terhentak keras. sebenarnya juga aku ndak mau nulis apa-apa, karena ini hanya waktu luang saja. Namun aku pikir daripada waktu ini memotongku, aku potong saja waktu ini. Alangkah tidak bermaknanya juga jika tidak memberi makna pada setiap potongannya. Bemakna dalam artian memberi nilai tambah seperti orang lain berpikir bahwa bermanfaat itu bisa dengan berorganisasi, bersosialisasi, itu sangat penting. Ada juga yang berolahraga yang membuat badan menjadi sehat, ini juga sangat bermanfaat. Lalu sebagian yang ikut belajar melancarkan bacaan Al-Qur’an pada seorang Guru, ini juga dianjurkan. Tapi kali ini menulis menjadi pilihanku di hari minggu siang ini selain mungkin dengan tulisanku ini membuat si penulis intospeksi diri juga akan berfaedah bagi pembaca apabila tulisan ini tidak memberi kerugian, mungkin isi tulisannya akan ngalor ngidul.
memang ada beberapa perhatian yang ingin aku coba menulisnya dalam blog sederhana ini. sebagain koreksi tulisanku dulu sewaktu masih mendapat pendidikan menengah dan lanjutannya. Mungkin juga beberapa perkembangan dari pembaharuan berita yang sedang hangat-hangatnya membuat telinga menjadi gatal atau panas.
Meskipun dalam keadaan gelap, di setiap rumah, rumah yang besar besar. Rumah itu dihuni orang orang yang sangat pandai, pandai menjawab soal, pandai membenarkan, pandai mencari uang, maupun pandai dan mengerti. tetapi dari tanda-tanda yang ditimbulkan. Apakah dengan pengingat waktu (alarm) itu akan mati sendiri setelah berbunyi cukup lama. Sangat bervariasi, hingga menimbulkan tidak dikenalinya asal suara dari mana rumah atau kamar siapa. Namun, kali ini cukup berbeda bung, tiba-tiba teringat pesan sms dari seorang sahabat dari kampung.
" Sek tas tangi ta, wong gedhe rek pancen lek tangi iku biasane awan-awan".
(baru bangun ya, orang gedhe pasti kalau bangun itu kesiangan)
jleb. sepotong pesan itu bisa jadi adalah tamparan keras yang membuat pipi merah selama berminggu-minggu. kata-kata itu juga merupakan vitamin bagi setiap orang yang faham betul dengan istilah wong gedhe dan wong cilik. Nah ketika biasanya kita tidak mendengar suara alarm bersahutan, biasanya kita telah menjadi wong gedhe. Namun, kebalikannya tidak berlaku, yaitu ketika kita mendengar mereka sama-sama berdering, tidak bisa dikatakan sebagai wong cilik, tetapi kebanyakan adalah mereka asalnya.
sebetulnya bersilaturahmi itu
waktu itu saya bersilaturahim rumah teman bapak, namanya hj. maskur sebetulnya beliau adalah orang asli bangkalan, madura. dulu, beliau pernah mondok.di dekat alun alun pasuruan.dan diajar oleh seorang ulama sangat terkenal yang bernama kyai Hamid (salah satu gurunya gusdur-yang saya ketahui) sekarang kyai itu sudah alm. saya juga tidak tahu bahwa bapak saya bisa berkenalan.dengan beliau. ternyata kenal di masjid. berkenalan di sana karena karena setiap harinya bapak saya selalu sholat subuh dan isyak sebagai makmum di masjid dan bapak maskur sebagai imamnya. iman tersebut memang aku kenal sejak lama sebagai ayah dari sahabatku sejak kelas 3 smp. meskipun pas saya sowan ke rumahnya hanya ada ibu bapak dan adiknya, banyak cerita dan ilmu yang beliau bagi kepada bapak dan juga saya. cerita dulu bliau bisa sampai dan menetap di pasuruan dan ajaran ilmu yang tidak ditulis dalam buku buku mahal tentang keagamaan dan motivasi. adalah mudah dan lebih bermanfaat jika kita belajar dari seorang guru. karena biasanya bila belajar sendiri ada kemungkinan keragu-raguan terhadap tafsir, sehingga, dapat lebih berbahaya jika kita mendalami agama melalui buku tanpa sebuah guru. mengutip sedikit dari felixiau "mendengarkan untuk menyampaikan dan membaca untuk menulis". heuheuheu di sini saya malah mendengarkan untuk menulis. sedikit berbeda dengan minatnya mas felix.
pergi ke rumah beliau malam malam 8 sampai pukul 9. banyak yang dibicarakan, dan kebanyakan sharing tentang kehidupan. yang paling menarik adalah cerita ketemunya bliau dengan jodohnya. hahaha saya sampai tertawa, kisah diinjaknya kaki laki-laki oleh perempuan , dan mengakibatkan beliau tidak bisa tidur. lalu apa yang terjadi ? yaa terjawab.
berbagi pengalaman dan cerita dilakukan saat bliau masih menjadi seorang murid. katanya dulu yai (sebutan untuk kyai Hamid) selalu mengawasi santrinya satu persatu. hal yang ditekankan untuk santrinya adalah sholat malam. banyak cerita tentang ilmu yang dibagi akan tetapi ada satu ilmu yang menarik yang waktu itu disampaikan. dan menurut saya di blog ini adalah bukan pada tempatnya hehehe. jadi mari kita bersilaturahmi saja.
berbicara tentang silaturahim ada sebuah hadis, “Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim.” (H.R Bukhari)
berikut merupakan 10 manfaat Silaturahmi menurut Abu Laits Samarqandi, yaitu:
1. Mendapatkan ridha dari Allah SWT.
2. Membuat orang yang kita dikunjungi berbahagia. Hal ini amat sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, yaitu “Amal yang paling utama adalah membuat seseorang berbahagia.”
3. Menyenangkan malaikat, karena malaikat juga sangat senang bersilaturahmi.
4. Disenangi oleh manusia.
5. Membuat iblis dan setan marah.
6. Memanjangkan usia.
7. Menambah banyak dan berkah rejekinya.
8. Membuat senang orang yang telah wafat. Sebenarnya mereka itu tahu keadaan kita yang masih hidup, namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka merasa bahagia jika keluarga yang ditinggalkannya tetap menjalin hubungan baik.
9. Memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, mempererat dan memperkuat tali persaudaraan dan persahabatan.
10. Menambah pahala setelah kematiannya, karena kebaikannya (dalam hal ini, suka bersilaturahmi) akan selalu dikenang sehingga membuat orang lain selalu mendoakannya.
Demikianlah 10 manfaat dari suka bersilaturahmi, Semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang suka bersilaturahmi….
Sumber : http://meurunoeilmeepengetahuan.blogspot.com/2012/06/10-manfaat -silaturahmi-dalam-islam.html
salah satu yang paling menjadi pengalaman adalah nomor dua. yaitu membahagiakan seseorang. memang hal ini menjadi sulit saat kita, sebagai salah satu contoh mempunyai hutang ke orang yang akan menjadi tujuan bersilaturahim. tapi niatkan saja untuk bertemu. dan katakan saja masih belum ada biaya. daripada karena hal yang sensitif yaitu uang sehingga silaturahim antara saudara tidak terjadi. dan putuslah silaturahim.
kembali ke kunjungan tadi... sampai disini...
cara untuk memperbaiki apa yang sudah dan akan dirusak sari luar dunia pendidikan yaitu satu jam sebelum sholat subuh melakukan dzikir
berganti ganti orang tetapi tidak berganti kebaikan / tidak ada perubahan menuju kebaikan.
tak boleh menunggu kebaikan dengan sendirinya, perbaiki diri sendiri, lalu membesar-membesar-membesar, disitulah bantuan Allah akan datang pada kita sampai dipanggilnya kita pada shirotul mustaqim.
menjadi teladan. bagaimana pembelaan kepada orang lain, kesederhanaannya, bagaimana ia mendapatkan uang, bagaimana ia mampu menyelesaikan masalah.
orang orang pinter dalam pendidikan belum tentu ia pintar dalam kehidupannya.
Saya
Novan Dwi Cahyono
, tidak akan sanggup untuk membuat negara menjadi bangkrut karena secara substansial aku tidak membayar dimuka untuk pengabdianku.
Follow @simplez
------------- Penyejuk Hati -----------
Pelayanan yang kita berikan kepada sesama itu sesungguhnya, sewa yang kita bayar untuk tempat di bumi ini. Jelaslah manusia itu menempuh perjalanan bahwa maksud dunia ini bukanlah untuk memiliki dan mendapatkan, melainkan untuk memberi dan melayani.
Program Baru
New Cool Tools !
Novs Creator (600Kb)
, tools portable (tanpa install) multifungsi yang membuat computer system Windows bebas worm tanpa antivirus dan sejenisnya hanya dengan beberapa sentuhan. Membuat pengguna semakin pintar dengan Win@os, include : shell portable(command prompt), Autoruns, Rootkit Unhooker, Bobo Regedit.
download
, passwordnya : "infonovan" tanpa kutip, coba kehandalannya!